Didier Deschamps: Manchester United Bobrok, Mental Paul Pogba Kena!
Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps menilai, mental Paul Pogba saat ini sedang terluka gara-gara klubnya, Manchester United, menjalani musim yang memble di periode 2020/21.
Selain itu, mantan pemain termahal dunia ini juga harus berjuang mengklaim tempat reguler di skuad United dalam 18 bulan terakhir setelah mengalami cedera dan kehilangan performa terbaiknya.
Kata Deschamps, semua ini kemudian berdampak pada penampilan Pogba di level internasional pada tengah pekan ini, dengan Les Bleus secara mengejutkan dilibas Finlandia 2-0.
“Dia tidak dalam bentuk terbaiknya, tentu saja. Saya tahu itu sebelum pertandingan,” tutur Deschamps kepada media, Jumat lalu.
“Pertandingan ini dimaksudkan untuk memberinya ritme. Dia tahu, dia hanya akan bermain satu jam,” tambahnya.
“Jelas, Pogba tidak berada di salah satu periode terbaiknya. Seperti semua pemain yang mengalami situasi klub yang tidak positif, mereka juga terpengaruh secara mental. Saya tahu Pogba dengan cukup baik dan ini memang bisa terjadi sewaktu-waktu,” urai Deschamps.
Di tengah penantian para pemainnya pulih dari berbagai isu yang dialami mereka saat ini, Deschamps mengakui, Pogba tidak bisa dipertimbangkan untuk menjadi starter otomatis di laga Nations League kontra Portugal Sabtu ini.
“Periode seperti ini bisa terjadi,” lanjut Deschamps.
“Dia memiliki pengetahuan di level tertinggi, kebanggaan dan spirit untuk bisa membungkam kritik. Setelah itu, saya harus memutuskan untuk membuat seluruh elemen disandingkan dengan para pemain lainnya,” tandas Deschamps.
Pemain Prancis lainnya yang mengalami kesulitan musim ini adalah Kylian Mbappe, yang berjuang mencapai kebugaran secara maksimal, dengan striker PSG itu diragukan turun menghadapi Portugal dan idolanya, Cristiano Ronaldo.
“Dia akan melakukan bagian pertama dalam latihan secara individu. Kita lihat saja nanti. Saya akan menunggu apa yang terjadi saat latihan,” kata Deschamps.
“Kami akan melakukan pemeriksaan besok pagi untuk melihat bagaimana dia sebelum membuat keputusan untuk pertandingan ini,” terang sang pelatih.